Istana KSJ – Kasus pemasungan terhadap penderita gangguan kejiwaan di Kabupaten Cianjur masih terjadi hingga saat ini. KSJ hingga saat ini gencar melakukan pembebasan terhadap mereka.

Pengelola KSJ, Nurhamid Kartaatmaja mengatakan, apapun alasan dan kondisinya, tindakan pemasungan tetap tidak dibenarkan. Selain tidak akan menyembuhkan penderita, tindakan tersebut melanggar perundang-undangan dan hak kebebasan seseorang.

“Sudah 200 orang yang kita bebaskan. Namun hingga saat ini masih ada dan banyak warga Cianjur yang dipasung, karenanya kita terus berkomitmen untuk membebaskan mereka, karena mereka bisa diobati dan sembuh,” kata Hamid di Cianjur, tadi siang.

Bulan ini saja, sebut dia, KSJ  sudah membebaskan empat penderita gangguan kejiwaan yang dipasung dan dikurung, masing-masing Ai (28) asal Kec. Sukaluyu, Ayi (40) asal Kec. Sukaluyu, Ujang Anwar (27) asal Kelurahan Muka, Cianjur, dan seorang warga di Kecamatan Haurwangi, tepatnya di Desa Jatisari.

“Mereka yang dibebaskan tengah menjalani penanganan medis di RS Marzuki Machdi Bogor. Jika sudah dinyatakan sembuh akan dikembalikan ke keluarganya, namun jika ada penolakan, untuk sementara akan kita tampung di rumah KSJ,” sebut Hamid

Saat ini, sambung Hamid pihaknya akan berupaya membebaskan kembali sebanyak enam korban pemasungan lainnya, yakni di wilayah Kecamatan Tanggeung dan Kecamatan Cianjur kota.

“Yang di wilayah kota lokasinya di Kelurahan Muka. Kalau yang di Tanggeung lokasinya sudah kita ketahui, kalau di kota masih kita deteksi,” ucapnya. (Firman Taqur)

Sumber: http://terasberita.co/ksj-cianjur-bebaskan-200-orang-korban-pemasungan

KSJ Bebaskan 200 Orang Korban Pemasungan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »